Kamus 2.03 : Kamus Freeware Alternatif yang Praktis




Satu lagi, kamus alternatif yang lumayan praktis : simple, kompak, berisi dan customizable. Dibuat oleh Mas Ebta kawan kita eks Teknik Electro UGM yang jago programming.

Feature yang ada berupa toolbar standard seperti kamus lainnya, customize layout, clipboard monitoring, option 20 skins dan yang bagus lagi kita bisa ikut menambah database perbendaharaan kata. Database yang ada mencapai 40.000 english-Indonesia dan 35.000 kata Indonesian-English.

Berminat mencoba? Download sendiri yach di websitenya... Banyak kok koleksi menarik lainnya. Semoga bermanfaat.

Sumber :  http://www.agussuwasono.com

Freeware Pengingat Waktu Sholat

Satu lagi nih software menarik buatan Mas Ebta, meski sudah lama, bagi yang belum mencoba rasanya perlu deh menginstal software ini. Terus terang saya kagum dengan fasilitas yang begitu komplit dari setting tempat yang bisa kita masukin sendiri, convert kalender Masehi to Hijriah sampai setting untuk auto PC shutdown pun ada.
Selama ini saya menggunakan Athan software buatan Islamic Finder, tapi featurenya sebatas adzan saja, kalo mau kalender converter harus memakai yang Pro dan berbayar. Makanya! kenapa tidak kita gunakan software buatan anak bangsa yang free dan lengkap ini.

Berikut penjelasan lengkap dari help filenya :

Shollu® merupakan islamic software yang mempunyai tujuan utama memberikan peringatan kepada pengguna komputer bahwa waktu sholat telah atau hampir tiba, sehingga pengguna bisa segera mempersiapkan diri untuk menunaikan sholat berjamaah.
"Sesungguhnya salat itu adalah kewajiban yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman" ( QS An-Nisa : 103)
Berbeda dari versi-versi sebelumnya ( 2.15 kebawah ) yang menggunakan waktu sholat abadi. Mulai shollu versi 3.00 perhitungan waktu sholat berdasarkan letak geografis suatu wilayah, sehingga diharapkan shollu bisa digunakan dimanapun dan kapanpun, dengan sedikit pengecualian, insyaAllah. Lebih jelasnya bisa diihat pada metode perhitungan.


Fasilitas-fasilitas yang tersedia mulai versi 3.00
[+] Mendukung multi bahasa, melakukan pengubahan/penambahan bahasa sesuai keinginan.
[+] Tampilan waktu sholat berikutnya dalam halaman utama, sisa waktu sholat dan drop zone window untuk menampilkan waktu sholat berikutnya setiap saat.
[+] Pemilihan format waktu / jam HH:mm:ss atau HH:mm
[+] Tampilan baru, informasi arah kiblat
[+] Pilihan Skin atau warna yang banyak sekitar 40 macam
[+] Mendukung berbagai wilayah di dunia, disertakan lokasi kota-kota penting di dunia sekitar 2.341Untuk wilayah lain dapat download file tambahan mencakup lebih dari 200 negara dengan data lebih dari 5 juta wilayah.
[+] Perhitungan waktu berdasarkan letak geografis, ketinggian, Time Zone dan fiqih mahzab syafii/hanafi seperti pada program lainnya.
[+] Penyesuain waktu sholat 5 waktu dengan waktu setempat dengan memberikan tambahan atau pengurangan menit
[+] Pesan Sebelum waktu sholat, ketika tiba waktu sholat dan setelahnya
[+] Pesan khusus hari jum'at
[+] Kemampuan menampilkan suara adzan ( mp3,wav,mid,midi,rmi) maupun video (avi,mpg) untuk masing-masing waktu sholat
[+] Task Scheduler dengan fasilitas antara lain :
• Pesan standar dengan icon info, error, pertanyaan dan peringatan
• Menjalankan program atau aplikasi lain ( tipe command )
• Shutdown PC dan Hibernate ( khusus untuk win 2000 / Xp )
• Frekuensi waktu : harian, mingguan, bulanan, sekali saja dan ketika start progam.
• Kemudahan pengeditan langsung pada file Task.dat
• Menampilkan pesan text berjalan di layar windows
[+] Disertai lokasi sekitar 400 wilayah kabupaten /kota se Indonesia
[+] Konversi Tanggal Hijriyah ke Masehi dan sebaliknya
[+] Menampilkan informasi pesan berjalan untuk waktu sholat, dengan durasi menit tertentu.
[+] Pembuatan jadwal sholat dengan fasilitas :
• Pemilihan format waktu HH:mm:ss atau HH:mm
• Pemilihan rentang untuk tanggal tertentu
• Format HTML, csv dan tsv
• Hasil ditampilkan dalam tanggal Masehi dan Hijriyah
• Pemilihan warna hasil dapat disesuaikan

Berminat mencoba? Download di sini (besar file 912 kb).

Untuk rekan-rekan yang berada di Qatar, setting lokasinya dapat disesuaikan dengan tabel berikut :


Semoga bermanfaat.

Sumber : http://www.agussuwasono.com

Scientific Calculator

Bagi and yang suka berhitung dan kalkulator yang dimiliki lagi rusak, berikut aplikasi ringan dan lengkap yang barangkali berguna buat anda. Berawal dari kiriman rekan, yang ternyata memiliki interface yang cukup menarik. Persis seperti Scientific Calculator casio yang biasa kita pakai.
calculator

Untuk ukuran kita yang suka gratisan, saya yakin andapun akan menyukainya. Yang menarik, ada beberapa pilihan zooming, sound, background dan fitur lengkap seperti halnya kalkulator sebenarnya.
Dari fitur yang ada, saya yakin perlu code yang panjang untuk membuatnya. Sebagai pembanding, saya pernah mencoba dengan Visual Basic 2005 untuk kalkulator biasa seperti bawaan Windows hanya dirobah tampilannya, perlu setidaknya 30 halaman coding! Apalagi yang Scientific Calculator seperti ini? Pokoknya salut dah buat Vinacal. Kalau dari nama dan infonya, sepertinya ia berasal dari Vietnam.
Bagi yang berminat mencoba silakan download di : My Little Notes Store... 

Sumber :  http://www.agussuwasono.com

Bikin Blog di Microsoft Word

Microsoft Word bisa dipakai sebagai aplikasi untuk menulis di salah satu layanan blog gratis Blogger. Hanya saja, sebuah peranti lunak tambahan dibutuhkan. Peranti itu bernama Blogger for Word.
Salah satu penyedia layanan untuk membuat blog secara gratis adalah Blogger. Situs web yang telah diambil alih oleh Google ini dapat diakses di alamat www.blogger.com. Di situ, Anda tinggal mendaftar. Seselesainya pendaftaran, Anda bisa langsung membuat blog, bikin tulisan, dan “menerbitkannya”.

Untuk pendaftaran, Anda memang harus online. Tapi, untuk menulis, Anda tidak perlu online supaya bisa menghemat biaya berinternet. Cara yang paling sederhana adalah dengan menulis blog dulu di penyunting teks, seperti Notepad atau Microsoft Word, secara offline. Kalau sudah, baru online, buka situs web layanan blog, login, lalu copy-paste hasil tulisan yang ada di penyunting teks.

Kita sebut cara yang barusan disebut adalah cara manual. Cara yang akan dijelaskan berikutnya kita sebut dengan cara otomatis. Tulisan tetap dibuat secara offline. Online-nya baru nanti kemudian setelah tulisan selesai dibuat.

Cara otomatis ini menggunakan Microsoft Word. Tapi, bukan sembarang Microsoft Word, melainkan Microsoft Word yang sudah dilengkapi dengan suatu add-on bernama Blogger For Word. Aplikasi tambahan gratisan itu bisa didapat dari bloggerforword. Ukuran paket instalasinya kecil, cuma 2MB.

Cara pemakaiannya bisa diringkas seperti ini. Setelah Blogger For Word diinstal, toolbar Blogger akan muncul pada Microsot Word. Kemudian, tuliskan isi blog seperti biasa, tapi jangan online dulu, offline saja. Kalau tulisan sudah selesai, nyalakan koneksi intenet, lalu  publis deh. Nah, cara detailnya seperti berikut ini. Oh ya, PCplus pakai Word 2007 untuk artikel ini. Di versi lama mungkin berbeda, tapi sedikit saja.
  1. Klik [Add-Ins] pada menu di sebelah atas. Opsi [Add-Ins] sebaris dengan [Home], [Insert], [Page Layout], dan lain-lain.
  2. Klik [Blogger Settings], kemudian pada kotak yang muncul, masukkan username dan password untuk masuk ke Blogger. Klik [OK].
  3. Ketikkan isi blog di dalam Word. Kalau sudah selesai, online-lah. Kemudian, klik [Publish].
  4. Masukkan judul blog dan pilih blog yang akan berisi tulisan itu. Klik [Send].
  5. Selesai.
Sumber : Tabloid PC plus

Mengubah Penyimpanan File dari Default Format Docx ke Doc dalam Ms. Word

Tulisan ini dibuat untuk menanggapi pertanyaan rekan di komentar tentang posting Vlite terdahulu, tentang installasi software otomatis setelah menginstal windows.Meski mungkin terasa telat, mudah-mudahan bermanfaat buat yang lain. Untuk memenuhi keinginan tersebut, kita harus paham dulu tentang unattended installation software. Dengan kata lain membuat installer otomatis tanpa ada interaksi dengan user selama penginstalan.

Untuk memulai hal ini, kali ini kita sedikit membedah installasi Microsoft office 2007. Yang kita perlukan adalah Installer Office 2007 yang komplit, yang saya punya kebetulan edisi enterprise 2007. Berisi 21 file dan folder, antara lain : setup, autorun, Readme, Folder Admin, Updates, dll.



Selanjutnya buka Start menu kemudian Run, atau langsung saja tekan tombol windows+R. Kemudian ketik : “Drive:lokasifolder\setup.exe” /admin kemudian enter. Sebuah jendela Office Customization Tool akan muncul dan klik OK untuk membikin sebuah file jawaban.Isilah jawaban pada setiap point, jika kurang jelas klik tanda tanya biru di pojok kanan atas untuk membuka help file.



Beberapa hal yang perlu diisi antara lain :

Setup

  • Install Location and User name : Baiknya biarin apa adanya dan isi dengan nama anda atau perusahaan.
  • Licensing and user interface : isilah nomor serial untuk office anda.
  • Centang pada I accept the terms in the License Agreement.
  • Display level : menampilkan interface pada saat penginstalan.
Full – seluruh interaksi pada saat penginstalan akan muncul
Basic – menampilkan Welcome screen, product key dan end-user license agreement serta muncul progress bar dan completion notice.
None – Tidak muncul apapun pada saat penginstalan (Silent). Kita hanya bisa melihat dari Task Manager (ctrl-Alt-Del) dari tab proses.


  • Completion notice : Menampilkan pesan bahwa installasi telah selesai.
  • Suppress modal : centang jika anda tidak menghendaki pemberitahuan pada saat install baik munculnya eror atau pemberitahuan lainnya.
Outlook


  • Jika anda menyukai pemakain POP3 pada Microsoft Outlook, anda dapat mengintegrasikannya pada installer ini juga. Yang perlu diingat adalah settingan email account yang biasa anda masukan pada Microsoft Outlook.
  • Pada Customize Outlook profile information, pilih New profile dan tulis sembarang nama yang anda pilih.
  • Add Accounts : Pilih Customize additional Outlook profile and account dan klik tab Add pilih POP3 dan next. Isi profile account anda sesuai dengan settingan yang biasa anda lakukan. Lakukan untuk yang lain, jika anda memiliki beberapa email account.



Setelah semua fila jawaban terisi, simpanlah file tersebut dengan nama UNATTENDED.msp di folder Updates di dalam file Installer office 2007 anda.Langkah terakhir yang perlu dilakukan adalah buka notepad dan ketik setup.exe /adminfile UNATTENDED.msp kemudian save as setup.bat pada folder yang sama dengan Setup.exe

Selanjutnya, tes eksperimen anda dengan menjalankan Setup.exe untuk mulai menginstal Microsoft Office 2007.

Setting Email Account pada Ms. Outlook

Untuk memudahkan anda yang baru belajar menseting fasilitas POP3 pada Microsoft outlook , berikut beberapa reference yang mungkin bermanfaat bagi anda.

Sumber :  http://www.agussuwasono.com

Mengubah Penyimpanan File dari Default Format Docx ke Doc dalam Ms. Word

Docx adalah standar baru format file yang diperkenalkan Word 2007,  file tersebut didasarkan pada format XML dan menggunakan kompresi ZIP untuk mengurangi ukuran file secara keseluruhan. Jika anda tidak ingin file yang ada akan disimpan dalam format docx karena masih banyak orang yang menggunakan Office 2000/2003/XP, maka anda dapat menyimpannya dengan memilih option save as  word 97/2003 Document. Cara ini terkadang menyebalkan, karena kita terkadang lupa melakukannya. Nah cara teraman adalah merubah setting defaultnya ke Doc file.

Berikut adalah langkah-langkah yang menunjukkan cara untuk mengubah format file default dari docx ke doc:
1) Klik tombol Office,1 yang terletak di sebelah kiri atas word 2007
2) Pada menu drop down, klik tombol Word Options :
wordoption

3) Muncul pop up Window, klik Save.
4) Pada bagian Save documents, klik pada drop-down kemudian pilih "Word97-2003 Document (*. doc)".

word07_options-468x338

5) Klik tombol OK untuk menyimpan pengaturan.

Mudah-mudahan langkah sederhana ini akan menghemat waktu anda dalam bekerja. Semoga bermanfaat!

Sumber :  http://www.agussuwasono.com

Rekayasa Perangkat Lunak (Software Engineering)

I. PENDAHULUAN

Rekayasa perangkat lunak telah berkembang sejak pertama kali ddiciptakan pada tahun 1940-an hingga kini. Focus utama pengembangannya adalah untuk mengembangkan praktek dan teknologi untuk meningkatkan produktivitas para praktisi pengembang perangkat luank dan kualitas aplikasi yang dapat digunakan oleh pemakai.

I.1 Sejarah Software Engineering


software engIstilah software engineering digunakan pertama kali pada akhir 1950-an dan awal 1960-an. Saat itu, masih terdapat perdebatan tajam mengenai aspek engineering dari pengembangan perangkat lunak. Pada tahun 1968 dan 1969, komite sains NATO mensponsori dua konferensi tentang rekayasa perangkat lunak, yang memberikan dampak kuat terhadap pengembangan rekayasa perangkat lunak. Banyak yang menganggap dua konferensi inilah yang menandai awal resmi profesi rekayasa perangkat lunak.
Pada tahun 1960-an hingga 1980-an, banyak masalah yang ditemukan para praktisi pengembangan perangkat lunak. Banyak project yang gagal, hingga masa ini disebut sebagai krisis perangkat lunak. Kasus kegagalan pengembangan perangkat lunak terjadi mulai dari project yang melebihi anggaran, hingga kasusu yang mengakibatkan kerusakan fisik dan kematian. Salah satu kasus yang terkenal antara lain meledaknya roket Ariane akibat kegagalan perangkat lunak. Selama bertahun-tahun, para peneliti memfokuskan usahanay untuk menemukan teknik jitu untuk memecahkan masalah krisi perangkat lunak. Berbagai teknik, metode, alat, proses diciptakan dan diklaim sebagai senjata pamungkas untuk memecahkan kasus ini. Mulai dari pemrograman terstruktur, pemrograman berorientasi objek, pernagkat pembantu pengembangan perangkat lunak (CASE tools), berbagai standar, UML hingga metode formal diagung-agungkan sebagai senjaat pamungkas untuk menghasilkan software yang benar, sesuai anggaran dan tepat waktu. Pada tahun 1987, Fred Brooks menulis artikel No Silver Bullet, yang berproposisi bahwa tidak ada satu teknologi atau praktek yang sanggup mencapai 10 kali lipat perbaikan dalam produktivitas pengembanan perngkat lunak dalam tempo 10 tahun.
Sebagian berpendapat, no silver bullet berarti profesi rekayasa perangkat lunak dianggap telah gagal. Namun sebagian yang lain justru beranggapan, hal ini menandakan bahwa bidang profesi rekayasa perangkat lunak telah cukup matang, karena dalam bidang profesi lainnya pun, tidak ada teknik pamungkas yang dapat digunakan dalam berbagai kondisi.

I.2 Pengertian Dasar

Istilah Reakayasa Perangkat Lunak (RPL) secara umum disepakati sebagai terjemahan dari istilah Software engineering. Istilah Software Engineering mulai dipopulerkan pada tahun 1968 pada software engineering Conference yang diselenggarakan oleh NATO. Sebagian orang mengartikan RPL hanya sebatas pada bagaimana membuat program komputer. Padahal ada perbedaan yang mendasar antara perangkat lunak (software) dan program komputer.
Perangkat lunak adalah seluruh perintah yang digunakan untuk memproses informasi. Perangkat lunak dapat berupa program atau prosedur. Program adalah kumpulan perintah yang dimengerti oleh komputer sedangkan prosedur adalah perintah yang dibutuhkan oleh pengguna dalam memproses informasi (O’Brien, 1999).
Pengertian RPL sendiri adalah suatu disiplin ilmu yang membahas semua aspek produksi perangkat lunak, mulai dari tahap awal yaitu analisa kebutuhan pengguna, menentukan spesifikasi dari kebutuhan pengguna, disain, pengkodean, pengujian sampai pemeliharaan sistem setelah digunakan. Dari pengertian ini jelaslah bahwa RPL tidak hanya berhubungan dengan cara pembuatan program komputer. Pernyataan ”semua aspek produksi” pada pengertian di atas, mempunyai arti semnua hal yang berhubungan dengan proses produksi seperti manajemen proyek, penentuan personil, anggaran biaya, metode, jadwal, kualitas sampai dengan pelatihan pengguna merupakan bagian dari RPL.  

II. TUJUAN REKAYASA PERANGKAT LUNAK

Secara umunmm tujuan RPL tidak berbeda dengan bidang rekayasa yang lain. Hal ini dapat kita lihat pada Gambar di bawah ini.
 
tujuan-RPL
Gambar 1. Tujuan RPL
Dari Gambar di atas dapat diartikan bahwa bidang rekayasa akan selalu berusaha menghasilkan output yang kinerjanya tinggi, biaya rendah dan waktu penyelesaian yang tepat. Secara leboih khusus kita dapat menyatakan tujuan RPL adalah:
  1. memperoleh biaya produksi perangkat lunak yang rendah
  2. menghasilkan pereangkat lunak yang kinerjanya tinggi, andal dan tepat waktu
  3. menghasilkan perangkat lunak yang dapat bekerja pada berbagai jenis platform
  4. menghasilkan perangkat lunak yang biaya perawatannya rendah

III. RUANG LINGKUP

Sesuai dengan definisi yang telah disampaikan sebelumnya, maka ruang lingkup RPL dapat digambarkan sebagai berikut:
Ruang lingkup RPL
Gambar 2. Ruang lingkup RPL (Abran et.al., 2004).

  • software Requirements berhubungan dengan spesifikasi kebutuhan dan persyaratan perangkat lunak
  • software desain mencakup proses penampilan arsitektur, komponen, antar muka, dan karakteristik lain dari perangkat lunak
  • software construction berhubungan dengan detail pengembangan perangkat lunak, termasuk algoritma, pengkodean, pengujian dan pencarian kesalahan
  • software testing meliputi pengujian pada keseluruhan perilaku perangkat lunak
  • software maintenance mencakup upaya-upaya perawatan ketika perangkat lunak telah dioperasikan
  • software configuration management berhubungan dengan usaha perubahan konfigurasi perangkat lunak untuk memenuhi kebutuhan tertentu
  • software engineering management berkaitan dengan pengelolaan dan pengukuran RPL, termasuk perencanaan proyek perangkat lunak
  • software engineering tools and methods mencakup kajian teoritis tentang alat bantu dan metode RPL
  • software engineering process berhubungan dengan definisi, implementasi pengukuran, pengelolaan, perubahan dan perbaikan proses RPL
  • software quality menitik beratkan pada kualitas dan daur hidup perangkat lunak

IV. REKAYASA PERANGKAT LUNAK DAN DISIPLIN ILMU LAIN

Cakupan ruang lingkup yang cukup luas, membuat RPL sangat terkait dengan disiplin dengan bidang ilmu lain. tidak saja sub bidang dalam disiplin ilmu komputer namun dengan beberapa disiplin ilmu lain diluar ilmu komputer.
Hubungan keterkaitan RPL dengan ilmu lain dapat dilihat pada gambar dibawah ini
 
Keterkaitan-RPL
Gambar 3. Keterkaitan RPL dengan bidang ilmu lain.
 
  • bidang ilmu manajemen meliputi akuntansi, finansial, pemasaran, manajemen operasi, ekonomi, analisis kuantitatif, manajemen sumber daya manusia, kebijakan, dan strategi bisnis
  • bidang ilmu matematika meliputi aljabar linier, kalkulus, peluang, statistik, analisis numerik, dan matematika diskrit
  • bidang ilmu manajemen proyek meliputi semua hal yang berkaitan dengan proyek, seperti ruang lingkup proyek, anggaran, tenaga kerja, kualitas, manajemen resiko dan keandalan, perbaikan kualitas, dan metode-metode kuantitatif
  • bidang ilmu ergonomika menyangkut hubungan ( interaksi) antar manusia dengan komponen-komponen lain dalam sistem komputer
  • bidang ilmu rekayasa sistem meliputi teori sistem, analisis biaya-keuntungan, pemodelan, simulasi, proses, dan operasi bisnis

V. PERKEMBANGAN REKAYASA PERANGKAT LUNAK

Meskipun baru dicetuskan pada tahun 1968, namun RPL telah memiliki sejarah yang cukup yang panjang. Dari sisi disiplin ilmu, RPL masih reklatif muda dan akan terus berkembang.
Arah perkembangan yang saat ini sedang dikembangkan antara lain meliputi :

TAHUN
KEJADIAN
1940an
Komputer pertama yang membolehkan pengguna menulis kode program langsung
1950an
Generasi awal interpreter dan bahasa macro Generasi pertama compiler
1960an
Generasi kedua compiler Komputer mainframe mulai dikomersialkan Pengembangan perangkat lunak pesanan
Konsep Software Engineering mulai digunakan
1970an
Perangkat pengembang perangkat lunak Perangkat minicomputer komersial
1980an
Perangkat Komputer Personal (PC) komersial Peningkatan permintaan perangkat lunak
1990an
Pemrograman berorientasi obyek (OOP) Agile Process dan Extreme Programming Peningkatan drastis kapasitas memori Peningkatan penggunaan internet
2000an
Platform interpreter modern (Java, .Net, PHP, dll) Outsourcing

VII. TAHAPAN REKAYASA PERANGKAT LUNAK

Meskipun dalam pendekatan berbeda-beda, namun model-model pendekatan memiliki kesamaan, yaitu menggunaka pola tahapan analysis – design – coding(construction) – testing – maintenance.
 
  1. Analisis sistem adalah sebuah teknik pemecahan masalah yang menguraikan sebuah sistem menjadi komponen-komponennya dengan tujuan mempelajari seberapa bagus komponen-komponen tersebut bekerja dan berinteraksi untuk meraih tujuan mereka.
    Analisis mungkin adalah bagian terpenting dari proses rekayasa perangkat lunak. Karena semua proses lanjutan akan sangat bergantung pada baik tidaknya hasil analisis. Ada satu bagian penting yang biasanya dilakukan dalam tahapan analisis yaitu pemodelan proses bisnis.
  1. Model proses adalah model yang memfokuskan pada seluruh proses di dalam sistem yang mentransformasikan data menjadi informasi (Harris, 2003). Model proses juga menunjukkan aliran data yang masuk dan keluar pada suatu proses. Biasanya model ini digambarkan dalam bentuk Diagram Arus Data (Data Flow Diagram / DFD). DFD meyajikan gambaran apa yang manusia, proses dan prosedur lakukan untuk mentransformasi data menjadi informasi.
  1. Disain perangkat lunak adalah tugas, tahapan atau aktivitas yang difokuskan pada spesifikasi detil dari solusi berbasis computer (Whitten et al, 2004).
    Disain perangkat lunak sering juga disebut sebagai physical design. Jika tahapan analisis sistem menekankan pada masalah bisnis (business rule), maka sebaliknya disain perangkat lunak fokus pada sisi teknis dan implementasi sebuah perangkat lunak (Whitten et al, 2004).
    Output utama dari tahapan disain perangkat lunak adalah spesifikasi disain. Spesifikasi ini meliputi spesifikasi disain umum yang akan disampaikan kepada stakeholder sistem dan spesifikasi disain rinci yang akan digunakan pada tahap implementasi. Spesifikasi disain umum hanya berisi gambaran umum agar stakeholder sistem mengerti akan seperti apa perangkat lunak yang akan dibangun. Biasanya diagram USD tentang perangkat lunak yang baru merupakan point penting dibagian ini. Spesifikasi disain rinci atau kadang disebut disain arsitektur rinci perangkat lunak diperlukan untuk merancang sistem sehingga memiliki konstruksi yang baik, proses pengolahan data yang tepat dan akurat, bernilai, memiliki aspek user friendly dan memiliki dasar-dasar untuk pengembangan selanjutnya.
    Desain arsitektur ini terdiri dari desain database, desain proses, desain user interface yang mencakup desain input, output form dan report, desain hardware, software dan jaringan. Desain proses merupakan kelanjutan dari pemodelan proses yang dilakukan pada tahapan analisis.
  1. Konstruksi adalah tahapan menerjemahkan hasil disain logis dan fisik ke dalam kode-kode program komputer.
  1. Pengujian sistem melibatkan semua kelompok pengguna yang telah direncanakan pada tahap sebelumnya. Pengujian tingkat penerimaan terhadap perangkat lunak akan berakhir ketika dirasa semua kelompok pengguna menyatakan bisa menerima perangkat lunak tersebut berdasarkan kriteria-kriteria yang telah ditetapkan.
  1. Perawatan dan Konfigurasi. Ketika sebuah perangkat lunak telah dianggap layak untuk dijalankan, maka tahapan baru menjadi muncul yaitu perawatan perangkat lunak. Ada beberapa tipe perawatan yang biasa dikenal dalam dunia perangkat lunak seperti terlihat pada diagram di Gambar di bawah ini :
Tipe-tipe-perawatan-RPL

Gambar 5. Tipe-tipe perawatan.
 
  • Tipe perawatan corrective dilakukan jika terjadi kesalahan atau biasa dikenal sebagai bugs. Perawatan bisa dilakukan dengan memperbaiki kode program, menambah bagian yang dirasa perlu atau malah menghilangkan bagian-bagian tertentu.
  • Tipe perawatan routine biasa juga disebut preventive maintenance dilakukan secara rutin untuk melihat kinerja perangkat lunak ada atau tidak ada kesalahan.
  • Tipe perawatan sistem upgrade dilakukan jika ada perubahan dari komponen-komponen yang terlibat dalam perangkat lunak tersebut. Sebagai contoh perubahan platform sistem operasi dari versi lama ke versi baru menyebabkan perangkat lunak harus diupgrade.
     

Klasifikasi Ukuran Butir Tanah


Jenis Tanah 




 

Tanah penawaran klasifikasi dengan kategorisasi sistematis tanah berdasarkan karakteristik yang membedakan serta kriteria yang menentukan pilihan dalam penggunaan.
Klasifikasir tanah adalah subjek yang dinamis, dari struktur sistem itu sendiri, untuk definisi kelas, dan akhirnya dalam aplikasi di lapangan. Klasifikasi tanah dapat didekati dari perspektif tanah sebagai bahan dan tanah sebagai sumber daya.
Tanah Ukuran Partikel
Perilaku air di dalam tanah dipengaruhi oleh jenis tanah ini. Tanah diklasifikasikan berdasarkan ukuran butir sebagai berikut: 
 
Ada beberapa sistem yang berbeda di tempat yang menunjukkan ukuran partikel. Nilai yang diberikan di atas berkaitan dengan sistem Taksonomi Tanah USDA. Anda mungkin memiliki ide yang baik dari apa kerikil dan pasir partikel terlihat seperti, tapi mungkin tidak lumpur atau tanah liat. Partikel Silt sekitar sebesar ketebalan rambut Anda, dan partikel tanah liat jauh lebih kecil dari itu! 

 

Ruang antara partikel tanah disebut sebagai "void" atau "pori-pori". Ini adalah daerah di mana air dapat berada di dalam tanah. Oleh karena itu, komposisi tanah memiliki dampak yang signifikan terhadap jumlah air yang dapat terus.
Untuk membayangkan porositas , lihat gambar di kiri bawah. Jika bagian padat tanah dapat benar-benar dipadatkan, sehingga semua udara dan air yang diperas dari itu, akan memiliki porositas nol. Dalam hal ini, satu meter kubik tanah berisi 0,7 meter kubik partikel tanah, dan karena itu 0,3 meter kubik ditempati oleh salah satu air atau udara (void). Porositas kemudian dapat dihitung dengan persamaan ini:
Porositas = volume kosong ÷ volume tanah
Porositas = 0,3 meter kubik ÷ 1,0 meter kubik
Porositas = 0,3
Porositas = 0,3
Partikel tanah kecil pak bersama-sama lebih erat dari partikel besar, meninggalkan pori-pori kecil. Partikel tanah besar pak sama kurang padat, meninggalkan lebih sedikit, tetapi lebih besar, pori-pori. Pada kenyataannya, sebagian besar tanah adalah campuran ukuran partikel. Tanah dengan rentang yang lebih besar dari ukuran partikel umumnya akan memiliki porositas yang lebih rendah, karena berbeda-partikel berukuran dapat mengisi semua "celah", seperti yang ditunjukkan di sini. 






Ini adalah saat yang tepat untuk menunjukkan bahwa ada hal lain bawah tanah dari tanah. Seringkali terdapat endapan bawah tanah batuan padat. Beberapa rock adalah "keropos" dan benar-benar dapat menyimpan sejumlah kecil air. Batu itu juga bisa menjadi retak, seperti yang ditunjukkan di sini, dan memiliki kemampuan untuk menyimpan sejumlah besar air. Jadi sama seperti tanah, batu juga dapat memiliki yang berbeda menyim
Sama seperti porositas tanah yang mempengaruhi berapa banyak air dapat terus, itu juga mempengaruhi seberapa cepat air dapat mengalir melalui tanah.
Kemampuan air untuk mengalir melalui tanah yang disebut sebagai permeabilitas tanah itu. Seperti Anda mungkin bisa menebak, permeabilitas kerikil adalah lebih tinggi dari tanah liat. Tapi bisakah Anda menebak berapa banyak yang lebih tinggi? Klik tombol di bawah untuk melihat berapa lama mungkin butuh air untuk perjalanan 1 meter jenis tanah yang berbeda ....

Teknik
Insinyur, biasanya insinyur geoteknik , klasifikasi tanah menurut sifat teknis mereka yang berkaitan untuk menggunakan untuk dukungan yayasan atau bahan bangunan. Sistem rekayasa modern klasifikasi dirancang untuk memungkinkan transisi yang mudah dari pengamatan lapangan untuk prediksi dasar sifat teknis tanah dan perilaku.
Teknik yang paling umum sistem klasifikasi untuk tanah di Amerika Utara adalah Sistem Klasifikasi Tanah Bersatu (USCS). Para USCS memiliki tiga kelompok klasifikasi utama: (1) kasar tanah (misalnya pasir dan kerikil), (2) tanah halus (misalnya silts dan tanah liat), dan (3) tanah yang sangat organik (disebut sebagai " gambut " ). Para USCS lanjut membagi tiga kelas tanah utama untuk klarifikasi.
Lain rekayasa sistem klasifikasi tanah di Amerika termasuk Tanah AASHTO Sistem Klasifikasi dan Burmister Modified (Lihat sketsa biografi Prof Donald Burmister [1] ).
Penjelasan rekayasa geoteknik tanah penuh juga akan mencakup sifat-sifat lainnya dari tanah termasuk konten warna, in-situ kelembaban, in-situ kekuatan, dan detail agak lebih tentang sifat-sifat bahan tanah daripada yang telah ditetapkan oleh kode USCS. 

 
segitiga tekstur tanah menunjukkan USDA sistem klasifikasi berdasarkan ukuran butir
Untuk sumber daya tanah, pengalaman menunjukkan bahwa pendekatan sistem alami untuk klasifikasi , tanah pengelompokan yaitu dengan properti intrinsik mereka ( morfologi tanah ), perilaku, atau genesis , hasil dalam kelas yang dapat ditafsirkan untuk keperluan beragam. Konsep yang berbeda dari pedogenesis, dan perbedaan dalam Pentingnya fitur morfologi untuk berbagai penggunaan lahan dapat mempengaruhi pendekatan klasifikasi. Meskipun perbedaan ini, dalam sistem yang dibangun dengan baik, klasifikasi konsep kelompok kriteria serupa sehingga interpretasi tidak bervariasi. Hal ini berbeda dengan pendekatan sistem teknis untuk klasifikasi tanah, dimana tanah dikelompokkan sesuai dengan kebugaran mereka untuk penggunaan tertentu dan mereka edafis karakteristik.
Pendekatan sistem alami untuk klasifikasi tanah, seperti Sistem Referensi Tanah Perancis (Référentiel pédologique français) didasarkan pada asal-usul tanah yang diduga. Sistem telah dikembangkan, seperti taksonomi tanah USDA dan Referensi Basis Dunia untuk Sumber Daya Tanah , yang menggunakan taksonomi kriteria melibatkan morfologi tanah dan tes laboratorium untuk menginformasikan dan memperbaiki hirarki kelas.
Pendekatan lain adalah klasifikasi numerik, juga disebut tahbisan , di mana individu tanah dikelompokkan dengan metode statistik multivariat seperti analisis klaster . Ini menghasilkan pengelompokan alami tanpa memerlukan inferensi tentang genesis tanah.
Dalam survei tanah, seperti yang dipraktekkan di Amerika Serikat , klasifikasi tanah biasanya berarti kriteria berdasarkan morfologi tanah di samping karakteristik dikembangkan selama pembentukan tanah. Kriteria dirancang untuk memandu pilihan dalam penggunaan lahan dan pengelolaan tanah. Sebagaimana ditunjukkan, ini adalah sistem hirarkis yang merupakan hibrida dari kedua kriteria alam dan objektif. taksonomi tanah USDA memberikan kriteria inti untuk membedakan unit tanah peta. Ini adalah revisi substansial dari taksonomi tanah USDA 1938 yang merupakan sistem ketat alam. Tanah unit taksonomi tanah berbasis peta yang tambahan diurutkan ke dalam kelas berdasarkan sistem klasifikasi teknis. Kelas Kemampuan Tanah, tanah hydric, dan lahan pertanian utama adalah beberapa contoh.
Selain sistem klasifikasi tanah ilmiah, ada juga bahasa sistem klasifikasi tanah. taksonomi Rakyat telah digunakan selama ribuan tahun, sementara sistem berbasis ilmiah merupakan perkembangan yang relatif baru